JAKARTA - Penyelesaian proyek-proyek jalan tol yang dikerjakan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menjadi fokus. Pemerintah segera menggelontorkan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk merampungkan pengerjaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.
Wakil Menteri BUMN I Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, ada tiga ruas tol milik emiten bersandi saham WSKT yang masih dalam tahap pembangunan saat ini.
Ketiga ruas yang dimaksud, Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung), ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), dan ruas Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).
Sumber pendanaan untuk merampungkan konstruksi ketiga ruas tol itu berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang dicairkan dalam skema PMN.
Tiko memastikan, setelah pembangunannya selesai, ketiga aset negara itu akan dijual alias didivestasi ke investor strategis.
"Nanti ada PMN untuk proyek strategi nasional, nanti di Kapal Betung, kemudian Bocimi, dan Becakayu semoga tol selesai dan bisa didivestasi pada saatnya," ujar Tiko saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2023).
Terkait dengan PMN WSKT, pemerintah memang mengalokasikan anggaran senilai Rp 3 triliun untuk Tahun Anggaran 2022. PMN tersebut dipergunakan menyelesaikan ruas Tol Kapal Betung, dan Bocimi.
Namun, hingga memasuki kuartal III/2023 pemerintah belum mencairkan dana segar tersebut. Alasan mendasarnya lantaran Waskita Karya masih dalam tahap restrukturisasi atau penyehatan keuangan.