Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembiayaan Anggaran Ditargetkan Rp552,8 Triliun di 2024

Michelle Natalia , Jurnalis-Rabu, 16 Agustus 2023 |20:58 WIB
Pembiayaan Anggaran Ditargetkan Rp552,8 Triliun di 2024
Ilustrasi RAPBN 2024. (Foto: Freepik)
A
A
A

 

JAKARTA - Dalam rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2024, pembiayaan anggaran direncanakan sebesar Rp522,8 triliun atau 2,2% dari PDB.

"Adapun kebijakan defisit anggaran tahun 2024 diarahkan dalam mendukung kelanjutan konsolidasi fiskal dan untuk mendorong peningkatan produktivitas, kesejahteraan masyarakat dan akselerasi transformasi ekonomi," ungkap Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2024 di Jakarta, Rabu (16/8/2023).

 BACA JUGA:

Adapun upaya konsolidasi fiskal tersebut disertai reformasi fiskal yang komprehensif melalui optimalisasi penerimaan negara, peningkatan kualitas belanja, dan juga diimbangi dengan kebijakan pembiayaan inovatif dan berkesinambungan.

"Pembiayaan anggaran dilaksanakan searah dengan kebijakan defisit dan akan dipenuhi melalui pembiayaan utang dan nonutang," ucap Sri.

 BACA JUGA:

Pembiayaan utang ini, sebut dia, terdiri dari penerbitan bond dan penarikan pinjaman, sedangkan pembiayaan non utang terdiri dari pembiayaan investasi, pemberian pinjaman, kewajiban penjaminan dan pembiayaan lainnya.

"Kebijakan pembiayaan anggaran secara umum mengarah kepada pembiayaan inovatif dan sustainable," tambah Sri.

Hal ini dilakukan antara lain dengan, yang pertama, diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi, antara lain infrastruktur ICP, energi, konektivitas, kawasan industri, dan kawasan ekonomi. Kemudian, yang kedua adalah dengan mendorong skema KPBU yang sustainable dan lebih masif.

"Yang ketiga, pendalaman pasar keuangan domestik (financial deepening), dan keempat, penguatan peran SMF dan SMV," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement