“Dari berbagai pelatihan yang telah dilaksanakan, diharapkan para peserta dapat memasuki dunia kerja konstruksi dengan kualitas dan kompetensi yang lebih baik. Kemudian, mereka juga dapat menjadi contoh sebagai tenaga kerja konstruksi yang paham dengan keselamatan konstruksi,” sambungnya.
Salah satu pelatihan yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi adalah Pelatihan Operator Launching Girder.
Pelatihan tersebut dilakukan guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang berkualitas di bidang konstruksi layang. Dan juga dilatarbelakangi oleh banyaknya kecelakaan konstruksi pada kisaran tahun 2018, terutama pada bidang konstruksi layang yang menggunakan girder.
“Harapannya, supaya operator atau calon operator dapat lebih memahami dengan baik, bagaimana memfungsikan dan mengoperasikan alat-alat konstruksi yang berkaitan dengan launching girder,” pungkasnya.
(Taufik Fajar)