Hasil asesmen juga menunjukan bahwa tabungan rumah tangga dan korporasi juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan di masa pandemi dan belum dioptimalkan kembali untuk ekspansi dan belanja di tahun 2023.
“Oleh karena itu konsumsi dan investasi perlu didorong di tahun 2023, dan target investasi di tahun 2023 ini 1.400 triliun rupiah, akan meningkat menjadi 1.650 triliun rupiah di tahun 2024. Nah ini bagi Indonesia untuk meredam volatilitas global yang masih berlangsung,” jelas Menko Airlangga dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.
Baca Selengkapnya: Beda Paham soal Target Investasi dengan Menko Airlangga, Ini Penjelasan Bahlil
(Zuhirna Wulan Dilla)