JAKARTA - 4 saham yang perlu dicermati lebih lagi di tengah perang Israel vs Palestina.
Perang ini menimbulkan banyak sentiment terhadap perekonomian global, salah satunya adalah pergerakan saham yang ada di Indonesia.
Research Analyst MNC Sekuritas yakni Alif Ihsanario menjelaskan mengenai konflik antara kedua negara tersebut yang berdampak pada depresiasi rupiah yang akhirnya terus mengalami kelemahan terhadap dolar AS. Pada hari ini, rupiah juga sudah mendekati level Rp16.000 per USD.
"Sepekan lalu IHSG terkontraksi, ada banyak hal secara makro dan global, dalam waktu dekat ini muncul kembali konflik Timur Tengah, itu membuat BI banting setir untuk menaikan suku bunga ke 6%," ujar Alif dalam Power Breakfast IDX Channel, Jakarta.
Alif juga menyampaikan, dengan sentiment konflik tersebut ada beberapa saham emiten yang dapat dicermati di pasar saham Indonesia. Jika dilihat secara umum, emiten yang dapat dicermati adalah mereka yang punya pasar orientasi ekspor, dan punya lini usaha di sektor peremasan.
Berikut ini, dilansir dari berbagai sumber mengenai 4 saham yang patut untuk dicermati.