Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Ingin Kuasai 61% Saham Freeport, Erick Thohir: Bukan Buru-Buru

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Selasa, 19 Desember 2023 |17:31 WIB
RI Ingin Kuasai 61% Saham Freeport, Erick Thohir: Bukan Buru-Buru
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah berencana menguasai saham PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan kepemilikan saham hingga 61%. Saat ini kepemilikan saham pemerintah melalui Holding BUMN Pertambangan atau MIMD ID baru di angka 51%.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan rencana pemerintah mengakuisisi saham PTFI tidak dilakukan secara terburu-buru.

Dia menjelaskan masa kontrak Freeport Indonesia akan selesai pada 2041 mendatang. Kendati begitu, PTFI punya pilihan, yakni tetap mengembangkan potensi dengan berinvestasi, setelah berakhirnya izin usaha pertambangan khusus (IUPK) di perut Grasberg, Papua. Atau justru berhenti beroperasi alias shutdown.

Soal pengembangan potensi emas setelah habis masa kontrak, pemerintah memberi sinyal akan memperpanjang kontrak Freeport Indonesia hingga 20 tahun mendatang.

Hanya saja, izin perpanjangan kontrak juga dibarengi dengan penambahan kepemilikan saham pemerintah sebesar 10%, sehingga total saham negara naik menjadi 61%.

“Investasi untuk 20 tahun lagi, kalau bisnis pertambangan harus invest di awal, nggak bisa kontraknya habis baru invest, nanti barangnya muncul 20 tahun lagi,” ungkap Erick di Kementerian BUMN, Selasa (19/12/2023).

“Jadi bukan sesuatu yang buru-buru, memang potensinya masih ada atau shutdown 2041, pilihannya itu.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement