Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street 2024 Diprediksi Terus Menguat, Investor Siap-Siap Raup Banyak Cuan

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 01 Januari 2024 |08:28 WIB
Wall Street 2024 Diprediksi Terus Menguat, Investor Siap-Siap Raup Banyak Cuan
Wall Street Diprediksi Menguat. (foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Bursa saham AS, Wall Street menunjukkan peningkatan besar sepanjang 2023. Hal ini pun dapat memberikan dorongan bagi ekuitas di Tahun Baru 2024.

Indeks S&P 500 (.SPX) mengakhiri 2023 dengan kenaikan tahunan lebih dari 24%. Indeks acuan tersebut juga mendekati rekor penutupan tertinggi pertamanya dalam waktu sekitar dua tahun.

Ahli strategi pasar menilai, tren historis mengatakan bahwa kinerja tahunan saham yang kuat sering kali terbawa ke tahun berikutnya, sebuah fenomena yang mereka kaitkan dengan berbagai faktor termasuk momentum dan fundamental yang kuat.

“Apa yang terus kami capai adalah keuntungan yang solid untuk tahun depan,” kata Kepala Strategi LPL Financial, Adam Turnquist, dilansir dari Reuters, Senin (1/1/2023).

“Mungkin kita akan mengalami sedikit kesulitan dalam jangka pendek, namun keuntungan jangka panjang pasti ada jika kita melihat datanya,” tambahnya.

Saham-saham meningkat pesat pada 2023, dengan S&P 500 naik 11% pada kuartal keempat saja. Hal ini bisa menjadi kekuatan di tahun baru.

Data dari Penelitian LPL sejak tahun 1950 menunjukkan bahwa tahun-tahun setelah kenaikan 20% atau lebih, S&P 500 naik rata-rata 10%. Bandingkan dengan rata-rata pengembalian tahunan sebesar 9,3%.

Tahun-tahun tersebut juga lebih sering memberikan hasil yang positif, dengan pasar yang mengakhiri tahun tersebut meningkat sebesar 80%, dibandingkan dengan 73% secara keseluruhan.

“Momentum melahirkan momentum. Saya juga percaya bahwa tema yang mampu meningkatkan pasar (setidaknya) 20% biasanya merupakan tren yang bertahan lama dan bertahan lebih dari satu tahun kalender," ujar Turnquist.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement