Lebih lanjut ia mengatakan, setelah kegiatan operasional perdana pihaknya akan melakukan evaluasi untuk mempersiapkan pelayanan berikutnya. Dengan hal tersebut diharapkan BNCT mampu mendatangkan kapal dan muatan lebih banyak secara berkesinambungan. Hanny menyebut kegiatan bongkar muat peti kemas berikutnya akan dilakukan pada Sabtu, 13 Januari 2024.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan dari sisi operasional, safety, sistem informasi, kapasitas pekerja (SDM), hingga administrasi agar pelayanan ke depan semakin baik,” ucapnya.
Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi berharap keberadaan BNCT dapat meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di perairan Selat Malaka.
Menurutnya sebagai perusahaan hasil kolaborasi Pelindo dengan INA-DP World, BNCT dapat mengadaptasi budaya kerja dan sistem operasi yang telah dijalankan DP World di berbagai negara. Peningkatan kualitas SDM dan layanan operasional mutlak untuk dilakukan agar dapat bersaing di perairan Selat Malaka.
“Keberadaan mitra DP World juga diharapkan mampu mendatangkan kapal dan muatan lebih banyak karena mereka memiliki jaringan pelabuhan global di berbagai negara. Dengan demikian volume ekspor-impor Indonesia juga akan meningkat,” tutur Siswanto.