2. Alasan Mundur untuk Urusan Politik
Ahok menjelaskan alasan mundur sebagai Komut Pertamina karena ingin ikut berkampanye bersama salah satu pasangan Presiden dan Wakil Presiden.
Secara tegas Ahok menyatakan dukungan terhadap paslon Ganjar Mahfud dan akan ikut mengkampanyekan pasangan nomor urut 3 tersebut.
"Dengan ini, saya menyatakan mendukung serta akan ikut mengkampanyekan pasangan calon presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya," ujarnya.
Tiga kali pekikan merdeka mengakhiri postingan di Instagram @basukibtp yang hingga pukul 19:04 WIB telah disukai puluhan ribu users, dengan ribuan komentar.
"Hal ini agar tidak ada lagi kebingungan terkait arah politik saya. Merdeka! Merdeka! Merdeka!," tandasnya.
3. Curahan Hati Ahok Selama Bekerja di BUMN
Selama bekerja di bawah naungan BUMN, Ahok menyampaikan bahwa bukan apresiasi yang menjadi hal terberat saat bekerja di sana, melainkan tanggung jawab di perusahaan negara yang tidak boleh ada kesalahan. Dia mengatakan, ancaman penjara akan menantinya jika melakukan kesalahan.
"Di BUMN, kadang-kadang kita kerja baik belum tentu dapat terimakasih. Betul kan Bu Dirut?, nanti kalau salah sedikit masuk penjara, dipanggil-panggil lagi. Jadi ya semua orang takut," ujar Ahok saat groundbreaking Stasiun Pengisian Bahan Bakar Hidrogen (SPBH), pada 17 Januari 2024.
4. Misi Ahok Selama di Pertamina
Meskipun saat ini sudah mengundurkan diri, selama di Pertamina Ahok memiliki misi atau slogan khusus dalam proses kerjanya. Dia menyebutkan misinya, yaitu 3C (Chengli, Cuan, Cincai).
Untuk itu, Ahok meminta seluruh SPBU harus bersih dan mempunyai toilet. Jika perlu seluruh pengisian bahan bakar milik Pertamina ritel.
"Yang penting 3C pak kita kerja, chengli, cuan, cincai. Kalau kata Bu Nicke ada 4C, apa? abis itu baru kita Ciak," ucap Ahok.
(Taufik Fajar)