Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ahok Sebut Pertamina Bisa Untung Rp31,2 Triliun jika Tak Ada Subsidi BBM

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Kamis, 08 Februari 2024 |21:33 WIB
Ahok Sebut Pertamina Bisa Untung Rp31,2 Triliun jika Tak Ada Subsidi BBM
Pertamina bisa untung jika tidak ada subsidi BBM (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) bisa meraup untung tambahan sebesar USD2 miliar atau setara Rp31,31 triliun (kurs Rp15.600/USD) jika tidak ada subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan BBM satu harga. Hal ini diungkapkan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bahkan, keuntungan bisa lebih besar lagi bila perusahaan tidak mencatatkan utang. Pernyataan Ahok ini sekaligus menjawab tudingan bahwa Pertamina kerap mencatat kerugian.

“Orang bilang Pertamina rugi, masih untung lah jual minyak mahal. Kalau gak ada subsidi kita bisa untung tambah USD2 miliar lagi. Kalau nggak ada BBM satu harga, nggak ada subsidi, gak ada utang bisa lebih gede lagi,” ujar Ahok dalam sesi diskusi Ahok Is Back, Jakarta Selatan, Kamis (8/2/2024).

“Nah itulah kadang kadang orang kan suka biasa lah, ini saya disclaimer ya potong-potong pembicaraan gue ya. Karena orang tuh paling demen Ahok omong, karena katanya Ahok itu ngomong dulu baru mikir. Tapi sebetulnya gua sambil mikir sambil ngomong sebetulnya. Gua ngomong apa adanya, itu yang suka diplesetin orang,” katanya.

Ahok menyebut, sepanjang 2022 Pertamina membukukan laba bersih sebesar USD3,81 miliar. Untung itu paling tinggi dalam sejarah perseroan di sektor minyak dan gas bumi (migas) ini, kendati harga minyak mentah pada periode itu melambung tinggi.

Tak hanya laba, revenue Pertamina tahun 2022 juga meningkat menjadi USD84,89 miliar atau naik 48% dari tahun 2021 yang mencapai USD57,5 miliar.

“Dalam sejarah untung paling besar sekalipun harga minyak paling tinggi. Tahun lalu, ini belum diaudit ya, tahun 2022 kita untung USD 3,8 miliar kalau gak salah. Tahun lalu kita untung USD4,3 miliar, tapi belum diaudit, tapi ini terus naik untungnya nih karena sistem,” ucap dia.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement