Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Menguat 0,76% hingga 15 Maret, Dirut BEI: Investor Tak Lagi Wait and See

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2024 |19:18 WIB
IHSG Menguat 0,76% hingga 15 Maret, Dirut BEI: Investor Tak Lagi Wait and See
Indeks Harga Saham Gabungan menguat (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,76% secara year to date hingga 15 Maret 2024. Adapun, pertumbuhan indeks sejalan dengan aktivitas perdagangan yang mulai mengalami pertumbuhan dari rerata tahun lalu.

“IHSG mampu tumbuh hampir 1% di tengah kondisi global yang masih menjadi tantangan kita,” kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman dalam acara Buka Puasa Bersama di Jakarta pada Rabu (20/3/2024).

Tak hanya indeks, Iman melanjutkan, nilai kapitalisasi pasar atau market cap BEI per 15 Maret 2024 tercatat sebesar Rp11.692 triliun. Angka itu naik 0,2% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp11.674 triliun.

Sementara itu, Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tercatat tumbuh 2,7% menjadi Rp11 triliun per hari dari sebelumnya Rp10,7 triliun. Serta, frekuensi perdagangan per 15 Maret 2024 ikut terkerek 1,9% menjadi 1,20 juta kali per hari.

Dari sisi sektoral, secara year to date per 15 Maret 2024, sektor keuangan mencatatkan pertumbuhan positif dan porsi transaksi tertinggi. Sektor keuangan tercatat tumbuh 36%, disusul oleh sektor bahan baku yang naik 14%.

Selanjutnya, sektor energi menguat 12%, sektor infrastruktur naik 10%, sektor konsumer siklikal naik 7%, sektor konsumer non siklikal naik 6%, sektor industri naik 6%, sektor teknologi naik 4%, sektor kesehatan naik 2%, sektor properti naik 1% dan sektor transportasi naik 1%.

Di samping itu, investor asing mencatatkan nilai transaksi net buy sebesar Rp26,1 triliun. Iman menyebut, capaian tersebut lebih baik dibandingkan dengan akhir tahun lalu yang dikontribusi oleh sektor keuangan dan infrastruktur.

“Komposisi investor asing yang masuk tidak banyak berubah. Saat ini investor asing positif melihat Indonesia, yang menandakan bahwa investor tidak lagi wait and see,” ujar Iman.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement