JAKARTA - Lonjakan harga tiket pesawat menjelang mudik Hari Raya Idul Fitri 2024 menarik perhatian. Pasalnya, hal tersebut membuat masyarakat tertekan karena naiknya harga dianggap tak masuk akal.
Berdasarkan rangkuman Okezone, Senin (25/3/2024), berikut fakta-fakta mengenai harga tiket pesawat yang kian mahal dan menjadi sorotan masyarakat.
1. Wapres Buka Suara
Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta agar operator menaikkan harga tiket dengan batas wajar dan masuk akal. Hal ini karena harga yang semakin tinggi tersebut telah membuat masyarakat resah.
"Kita harapkan masih dalam batas yang wajar, yang masih masuk akal lah jangan terlalu tinggi. Itu nanti diatur oleh pemerintah," kata Wapres, pada 21 Maret 2024.
2. Penyebab Naiknya Harga
Wapres juga menjelaskan bahwa lonjakan harga tiket merupakan konsekuensi dari keadaan akibat harga-harga yang mengalami kenaikan.
"Ya itu saya kira konsekuensi dari suatu keadaan. Ya memang semuanya sekarang ada terjadi indikasi terjadinya ada kenaikan harga pangan, harga ini. jadi itu kan berpengaruh kepada yang lain-lain," ujar Wapres.
3. Antisipasi Pemerintah
Lebih lanjut, Wapres juga memastikan pemerintah telah mengantisipasi persiapan mudik melalui sidang-sidang kabinet khususnya terkait keamanan, transportasi, bahkan juga soal program mudik gratis.
"Terkait itu saya kira tahun ini lebih besar dari tahun yang lalu. Dan itu sudah diantisipasi melalui sidang-sidang kabinet tentang baik yang menyangkut keamanan, transportasi, ketersediaan untuk pengangkutan. Bahkan juga mudik yang kemudian pemerintah juga menginisiasi untuk mudik gratis," tuturnya.
4. Tidak Tinggal Diam
Membahas hal serupa, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno juga menyatakan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam untuk menyelesaikan mahalnya harga tiket pesawat.
Sebab keluhan harga tiket pesawat domestik yang mahal sudah berlangsung selama 9 bulan lamanya. Sandi menegaskan pemerintah juga tengah mencari solusi agar biaya perjalanan antar-daerah dapat lebih terjangkau bagi wisatawan dalam negeri.
“Jadi semua sabar, kita akan terus berkoordinasi, kita pastikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam memberikan harga tiket ini lebih terjangkau,” kata Sandi, pada 22 Januari 2024 lalu.
Koordinasi dilakukan secara menyeluruh ke para pemangku kepentingan, baik Kementerian terkait hingga pihak maskapai.
5. Imbauan Pemerintah
Sementara itu, Wapres mengimbau masyarakat agar tidak mudik menggunakan roda dua. "Kemudian untuk mengimbau untuk tidak menggunakan motor karena berbahaya," katanya.
"Dan berbagai antisipasi yang lainnya baik dari Kepolisian, Kemenhub itu semuanya sudah disiapkan oleh pemerintah. Tahun yang lalu sudah bagus hasilnya dan saya kira tahun ini akan lebih baik lagi dari tahun yang lalu," pungkasnya.
6. Dampak Naiknya Harga
Sandiaga juga menyebut bahwa harga tiket pesawat yang mahal memberatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Baginya, masalah ini perlu mendapat perhatian dari seluruh pemangku kepentingan mengingat target pergerakan wisatawan domestik.
“Tahun ini (2024) kita didorong agar pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) mencapai 1,2 hingga 1,5 miliar. Intinya kami bakal terus koordinasikan secara intensif dengan pemangku kepentingan,” imbuhnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.