Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Timah (TINS) Rugi Ratusan Miliar, Imbas Tambang Ilegal?

Saskia Adelina Ananda , Jurnalis-Minggu, 31 Maret 2024 |05:37 WIB
Timah (TINS) Rugi Ratusan Miliar, Imbas Tambang Ilegal?
Tambang ilegal Harvey Moeis cs bikin timah rugi (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTAPenambangan ilegal berdampak negatif pada bisnis pertimahan di Indonesia khususnya PT Timah Tbk (TINS).

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Timah Fina Eliani mengatakan, lambatnya pemulihan perekonomian global dan domestik, serta tekanan harga logam timah dunia di tahun 2023 akibat penguatan mata uang AS dan lemahnya permintaan timah karena tingginya persediaan LME berdampak pada menurunnya ekspor timah Indonesia sejak tahun 2022 sampai dengan saat ini.

"Kondisi ekonomi global dan domestik yang belum membaik serta lemahnya permintaan logam timah global ditengah aktivitas penambangan tanpa izin berdampak pada kinerja Perseroan di tahun 2023," jelas Fina dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (30/3/2024).

Fina menuturkan, di tahun 2024 ini, perseroan fokus pada peningkatan produksi melalui penambahan alat tambang dan pembukaan lokasi baru, strategi recovery plan dan program efisiensi berkelanjutan.

"Manajemen optimis kinerja Perseroan di tahun ini akan lebih baik sesuai dengan target," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, TINS membukukan rugi tahun berjalan sebesar Rp449,7 miliar di 2023 di tengah adanya kemelut kasus dugaan korupsi yang mendera perseroan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement