“Kami di BUMN terus melanjutkan transformasi BUMN secara agresif, 4,5 tahun ini bersama Pak Erick Thohir kita telah mentransformasi secara signifikan. Pertama kita melakukan penguatan dari segi struktur, dimana kita sekarang memanage 12 klaster dengan sekitar 40 sekian perusahaan yang tadinya 120 perusahaan,” beber dia.
Tak sampai di situ, 12 klaster BUMN juga dipercaya bisa menjadi ‘mesin’ penggerak atas program konsolidasi BUMN di waktu-waktu mendatang.
“Kita harapkan 12 klaster menjadi engine bagaimana kita kedepan mengkonsolidasi dan memastikan bahwa sehat BUMN ini ke depan, tidak terjadi lagi bom-bom seperti Jiwasraya, Garuda dan sebagainya,” tukas Tiko.
(Feby Novalius)