Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Warisan Utang Pemerintah

Kristalensi Bunga Nauli Sihite , Jurnalis-Minggu, 07 Juli 2024 |06:15 WIB
5 Fakta Warisan Utang Pemerintah
Utang RI Naik (Foto: Okezone)
A
A
A

2. Potensi Tinggi Mengalami ‘Stroke’

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai bahwa negara memiliki potensi tinggi mengalami gangguan apabila nilai utang tidak diimbangi dengan kapasitas fiskal atau penerimaan negara di era Presiden Terpilih Prabowo Subianto.

3. Aset Negara Mengalami Peningkatan

Menteri Keuangan Sri Mulyani melaporkan bahwa aset negara tercatat mengalami peningkatan sekitar 6,06% menjadi Rp13.072,8 triliun per 31 Desember 2023. Namun, meski mempunyai aset yang lebih besar tidak serta merta utang negara dapat langsung lunas terbayarkan. Pemerintah akan tetap menjaga rasio utang terhadap PDB agar tetap aman.

4. Perhitungan Utang Negara dengan Cara Dibagi Individu Tidak Valid

Sebelumnya cara perhitungan utang negara yang dilakukan secara dibagi per individu sempat menggemparkan warganet.

Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan, Deni Ridwan menyatakan bahwa cara perhitungan tersebut kurang tepat karena tidak sesuai dengan kaidah perhitungan utang secara internasional. Perhitungan yang kerap digunakan adalah perbandingan utang dengan Gross Domestic Product (GDP).

5. Presiden Terpilih Perlu Pintar dalam Memilih Langkah

Direktur Eksekutif Indef, Esther Sri Astuti memandang bahwa pemerintahan baru yang akan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming perlu mengambil langkah alternatif yang tepat.

Salah satunya adalah memprioritaskan program yang mempunyai multiplier effect (efek berganda) yang lebih luas dan fokus dengan tiga program, yakni penguatan sumber daya manusia (SDM), transfer teknologi dan peningkatan modal.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement