Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waskita Rampungkan Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 28 November 2025 |20:39 WIB
Waskita Rampungkan Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun
Waskita Rampungkan Divestasi Saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Rp3,28 Triliun (Foto: PU)
A
A
A

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk melalui anak usahanya PT Waskita Toll Road (WTR) merampungkan seluruh rangkaian aksi korporasi pada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT). 

Total nilai transaksi tersebut mencapai Rp3,28 triliun, salah satunya terdiri dari divestasi atau pelepasan 35 persen saham CCT milik WTR kepada PT Bakrie Toll Indonesia.

"Kami bersyukur rangkaian aksi korporasi, termasuk proses pelepasan saham atau divestasi CCT berjalan lancar dan sudah selesai. Langkah ini sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap kreditur dan memenuhi Master Restructuring Agreement (MRA) yang telah efektif sejak Oktober tahun 2024," ujar Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Hanugroho di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Dirinya menjelaskan, divestasi jalan tol menjadi bagian penting dari strategi restrukturisasi dan transformasi bisnis Waskita Karya. Aksi korporasi ini juga akan mendukung upaya penyehatan keuangan sekaligus  memenuhi kebutuhan pendanaan strategis.

"Waskita Karya akan terus menjaga stabilitas keuangan serta melakukan divestasi jalan tol. Perseroan juga  fokus mengembalikan core business (bisnis inti) sebagai perusahaan konstruksi yang membangun gedung, infrastruktur air, jalan, dan jembatan,” katanya.

Dia menambahkan, dana hasil divestasi akan digunakan untuk menyelesaikan kewajiban kepada kreditur, menambah likuiditas, sekaligus arus kas bagi operasional perusahaan. Dengan begitu Waskita dapat menata kembali portofolio, sehingga nilai aset lebih terjaga.

 

Sebelumnya, komposisi saham Jalan Tol Cimanggis-Cibitung tersebut sebanyak 55 persen dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Kemudian 10 persen PT Bakrie Toll Indonesia dan 35 persen anak usaha Waskita Karya yakni WTR. 

“Ke depannya, Perseroan akan terus melakukan divestasi jalan tol lainnya, sebagai salah satu strategi penguatan keuangan perusahaan. Pada 2024, Waskita Karya pun telah melakukan divestasi saham PT Trans Jabar Tol (TJT) sebesar 25 persen kepada PT SMI,” katanya.

Dalam 10 tahun terakhir, Perseroan melalui grup usaha WTR sudah melakukan investasi terhadap 18 ruas jalan tol yang mencakup Jalan Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera. 

Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya sudah dilakukan divestasi sejak 2019 lalu. Secara keseluruhan, kontribusi Waskita Karya mencapai lebih dari 1.000 kilometer (km) dari 3.000 km jalan tol yang beroperasi di Indonesia.

Dia menjelaskan, proyek jalan tol sangat penting bagi masyarakat karena memiliki multiplier effect yang luas. Tidak hanya memudahkan konektivitas antardaerah, tapi juga berpotensi membuka bangkitan ekonomi baru dan menciptakan lapangan pekerjaan.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement