Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa perluasan BRILink Agen merupakan bentuk nyata penerapan sharing economy di sektor keuangan, di mana masyarakat turut berperan sebagai mitra dalam menyediakan akses layanan keuangan.
“Agen tidak hanya memperluas jangkauan, tetapi juga memperkuat konektivitas ekonomi di tingkat lokal. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran BRILink Agen sebagai simpul layanan finansial berbasis komunitas yang mampu mempercepat perputaran ekonomi rakyat,” ujar Dhanny.
Hingga akhir November 2025, BRI sendiri telah memiliki sekitar 1,2 juta BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia, menjangkau 66.587 desa atau lebih dari 80 persen total desa di Tanah Air. Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi 1 miliar transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.592 triliun. Hal ini menunjukkan peran yang semakin vital dalam memberikan akses layanan keuangan formal kepada masyarakat.
(Agustina Wulandari )