Jika dilihat menurut negara dan kawasan tujuan asal impor, peningkatan nilai impor terjadi dengan Jepang dan Amerika Serikat. Selain itu, Jepang, ASEAN dan Uni Eropa mengalami penurunan.
Berdasarkan data BPS, pada November 2025 total nilai impor mencapai USD19,86 miliar atau naik 0,46 persen dibandingkan November tahun lalu.
Nilai impor migas secara bulanan sebesar USD2,86 miliar atau naik 11,19 persen secara tahunan. Sementara itu, nilai impor non migas USD17 miliar dan mengalami peningkatan secara tahunan sebesar 1,15 persen.
Menurut Pudji, penurunan nilai impor secara tahunan ini didorong turunnya impor migas dengan andil peningkatan sebesar 1,46 persen.
(Dani Jumadil Akhir)