Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Perkuat Digitalisasi Ekonomi Kreatif dengan QRIS

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 16 Januari 2026 |08:01 WIB
RI Perkuat Digitalisasi Ekonomi Kreatif dengan QRIS
RI Perkuat Digitalisasi Ekonomi Kreatif dengan QRIS (Foto: Freepik)
A
A
A


Melalui mekanisme pembayaran yang lebih modern, para musisi dapat mengelola keuangan secara mandiri sekaligus menjadi langkah awal untuk mendorong adopsi teknologi yang inklusif di sektor ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Kota Yogyakarta Yetti Martanti menegaskan bahwa Malioboro bukan hanya ikon wisata, tetapi juga ruang hidup bagi para seniman lokal, termasuk musisi jalanan.

“Lewat digitalisasi ini kami ingin menghadirkan akses teknologi finansial yang inklusif hingga ke sektor budaya dan industri kreatif. Kami berharap langkah ini membuka peluang lebih besar bagi para musisi untuk meningkatkan penerimaan apresiasi, seiring pola masyarakat yang semakin terbiasa bertransaksi non-tunai," katanya.

Transformasi ini hadir di tengah meningkatnya tren transaksi digital di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, hingga September 2025 nilai transaksi berbasis QRIS di Yogyakarta mencapai Rp41,09 triliun - tumbuh 237,19 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume transaksi juga meningkat menjadi 486 juta kali atau naik 274,01 persen (YoY). Jumlah pengguna QRIS di DIY tercatat sebanyak 980.591 orang, dengan lebih dari 987.737 merchant aktif.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement