Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto, menyampaikan bahwa negara hadir untuk mendorong pembentukan industri strategis berbasis teknologi yang menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Melalui inisiatif strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur baterai nasional, tetapi juga membangun penguasaan teknologi, peningkatan kapabilitas SDM, serta integrasi sistem industri hulu dan hilir kendaraan listrik. Dengan demikian, penciptaan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi Indonesia dapat terwujud,” ujarnya, Sabtu (18/1/2026).
Dilakukan juga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MIND ID, PT IBI, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) atas kerja sama penelitian dan pengembangan produk terkait baterai, energi terbarukan, dan mobilitas listrik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri baterai dan energi terbarukan, khususnya dalam mempersiapkan peluncuran komersial atas seluruh rantai nilai baterai hulu hingga hilir yang terintegrasi di Indonesia pada tahun 2028.
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan kolaborasi strategis yang telah berjalan ini, menjadi jembatan bagi MIND ID dalam menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi.
Grup MIND ID terus mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam mineral dan batu bara yang besar untuk menjadi motor bagi pembangunan peradaban masa depan.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” katanya.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT IBI Aditya Farhan Arif, menegaskan komitmen PT IBI dalam mengawal pengembangan industri baterai nasional agar tumbuh secara terintegrasi dan berdaya saing global serta berkontribusi terhadap pengembangan kepakaran nasional di bidang material maju untuk energi.
"PT IBI berkomitmen memastikan pengembangan ekosistem baterai nasional berjalan secara konsisten dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU adalah cerminan komitmen agar keberadaan industri baterai nasional dapat berkontribusi pada peningkatan kepakaran Indonesia di bidang material maju untuk energi, khususnya teknologi baterai,” tambah Direktur Utama PT IBI.
(Taufik Fajar)