"Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun ini akan diawali dengan perencanaan detail, kemudian proses perizinan, serta pelelangan kontraktor, yang diperkirakan berlangsung selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian," ujarnya.
Dengan tahapan tersebut, pembangunan fisik ditargetkan dimulai pada pertengahan 2027 dan berlangsung secara bertahap hingga lima tahun ke depan.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari proses penjajakan yang telah dilakukan sejak tahun lalu. Ayedh Dejem Group sebelumnya telah mengunjungi langsung lokasi IKN serta menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025.
(Feby Novalius)