JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 8% yang memicu penghentian sementara perdagangan (trading halt) selama dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis (28-29 Januari 2026). Serta memberikan arahan khusus untuk menanggulangi kondisi tersebut.
Berikut fakta-fakta Prabowo pantau langsung IHSG anjlok yang dirangkum Okezone, Senin (2/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa telah digelar rapat terkait kondisi pasar modal yang dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, CEO Danantara Rosan Roeslani, dan Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Rapat ini merupakan kelanjutan dari pembahasan yang dilakukan sehari sebelumnya.
"Tentu kami memonitor atas arahan Bapak Presiden, dan Bapak Presiden sudah memonitor terkait perkembangan pasar modal akibat daripada regulasi atau apa yang dilakukan oleh MSCI, dan juga dilakukan oleh rating yang lain seperti UBS dan Goldman Sachs," ujarnya, Lobby Utara, Wisma Danantara, Jakarta.
Airlangga pun menegaskan bahwa fundamental Indonesia secara ekonomi tetap kokoh. Koordinasi antara fiskal dan moneter pun tetap berjalan dengan baik.