Prasetyo menegaskan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan petunjuk khusus agar momentum ini dijadikan titik balik untuk melakukan perbaikan menyeluruh pada regulasi pasar modal. Presiden Prabowo menginginkan bursa saham Indonesia tidak hanya kuat secara domestik, tetapi juga kompetitif secara global.
“Sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden kemudian diambil keputusan untuk kita mereformasi diri, memperbaiki diri supaya pasar saham kita menjadi lebih terbuka, lebih transparan, kredibel. Dengan harapan ini akan memiliki kelas setara dengan pasar-pasar bursa lain di dunia,” tegasnya.
(Dani Jumadil Akhir)