Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Susunan 16 Direksi dan 12 Komisaris Subholding Downstream Pertamina

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |10:38 WIB
Susunan 16 Direksi dan 12 Komisaris Subholding Downstream Pertamina
Susunan 16 Direksi dan 12 Komisaris Subholding Downstream Pertamina
A
A
A

JAKARTA - Susunan direksi dan komisaris Subholding Downstream Pertamina (SHD). Subholding Downstream Pertamina merupakan gabungan tiga anak usaha Pertamina di sektor hilir yaitu PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

Nama-nama yang beredar menjadi direksi dan komisaris Subholding Downstream Pertamina (SHD) sudah terungkap. Terdapat 16 direksi dengan Mars Ega Legowo Putra ditunjuk menjadi Direktur Utama. 

Sementara jumlah komisaris mencapai 12 dengan Sabar Yudo Suroso menjadi Komisaris Utama. Nama Tina Talisa dan Prabu Revolusi tetap jadi komisaris.

Susunan Direksi Subholding Downstream (SHD)

1. Direktur Utama : Mars Ega Legowo Putra

2. Wakil Direktur Utama: Taufik Aditiyawarman

3. Direktur Transformasi, Digitalisasi, & Sustainability : Tenny Elfrida

4. Direktur Penunjang Bisnis : Putut Andriatno

5. Direktur Sumber Daya Manusia : Dewi Kurnia Salwa

6. Direktur Optimasi Hilir & Distribusi : Hari Purnomo

7. Direktur Kelembagaan & Kepatuhan : Kadek Ambara Jaya

8. Direktur Armada Logistik : Arif Yunianto

9. Direktur Perencanaan & Pertumbuhan Bisnis : Joko Pranoto

10. Direktur Operasi Kilang : Didik Bahagia

11. Direktur Niaga : Erwin Suryadi

12. Direktur Pemasaran Retail : Eko Ricky Susanto

13. Direktur Pemasaran Korporat : Alimuddin Baso

14. Direktur Infrastruktur, Proyek, & Asset Integrity : Setyo Pitoyo

15. Direktur Manajemen Risiko : Rahman Pramono Wibowo

16. Direktur Keuangan : Bagus Agung Rahadiansyah

Susunan Dewan Komisaris Subholding Downstream (SHD)

1. Komisaris Utama : Sabar Yudo Suroso

2. Wakil Komisaris Utama : Agustina Arumsari

3. Komisaris : Bambang Suswantono

4. Komisaris : Ahmad Erani Yustika

5. Komisaris : Wanti Waranei Franky Mamahit

6. Komisaris : Panel Barus

7. Komisaris : Tina Talisa

8. Komisaris : Andy Rachmianto

9. Komisaris : Ardhy N. Mokobombang

10. Komisaris Independen : Sudung Situmorang

11. Komisaris Independen : Siti Zahra Aghnia

12. Komisaris Independen : Prabunindya Revta Revolusi

 

Tingkatkan Efisiensi Operasional hingga Perkuat Pasokan Energi 

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menjelaskan, integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kepastian pasokan energi nasional, serta meningkatkan daya saing Pertamina.

Dengan sistem yang terintegrasi, koordinasi antarfungsi berjalan lebih cepat, pengambilan keputusan lebih efektif, dan investasi yang lebih optimal.

Melalui Subholding Downstream, Pertamina menargetkan transformasi dalam lini bisnisnya, khususnya yang terkait dengan peningkatan pelayanan ke masyarakat.

"Ketika kilang, distribusi, dan logistik serta pemasaran bekerja sebagai satu sistem, kita dapat menghilangkan redundansi, mempercepat layanan, dan menghadirkan pasokan energi yang andal dari Sabang sampai Merauke,” ujar Simon dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Komitmen Pertamina Capai Swasembada Energi

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyatakan bahwa langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam mengimplementasikan Astacita swasembada energi.

"Integrasi bisnis hilir berlaku per 1 Februari 2026 ini bukan sekadar perubahan organisasi, melainkan upaya penguatan fondasi untuk menjadikan Pertamina sebagai soko guru bangsa dalam penyediaan energi," kata Baron.

Dengan proses bisnis yang lebih efisien dan terintegrasi, lanjut dia, Pertamina memastikan pelayanan energi kepada masyarakat Indonesia semakin optimal dan tangguh dalam menghadapi tantangan global.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement