Penurunan IHSG pada pekan ini juga dibarengi dengan normalisasi aktivitas transaksi harian setelah periode sibuk sebelumnya.
Beberapa indikator perdagangan mencatatkan perubahan. Rata-rata Frekuensi Transaksi turun 28,62 persen menjadi 2,72 juta kali transaksi per hari.
Volume Transaksi Harian mengalami perubahan 31,75 persen menjadi 43,2 miliar lembar saham.
Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) terkoreksi 43,45 persen menjadi Rp24,75 triliun, dari sebelumnya Rp43,76 triliun pada pekan lalu.
Meskipun nilai transaksi harian melandai, angka Rp24,75 triliun masih menunjukkan likuiditas pasar yang relatif tinggi di kawasan regional.
Aksi beli bersih asing di akhir pekan memberikan sinyal positif bahwa investor global tetap melirik saham-saham blue chip Indonesia meski IHSG sedang berada dalam fase konsolidasi di bawah level psikologis 8.000.