Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |08:02 WIB
6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun
6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Purbaya Siapkan Proyek Gentengisasi Makan Anggaran di Bawah Rp1 Triliun

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa kebutuhan dana untuk program Gentengisasi tersebut relatif kecil dan masih berada dalam batas yang terkendali. Menurut Purbaya, estimasi besar yang beredar di masyarakat selama ini merupakan hasil perhitungan kasar yang mengasumsikan seluruh rumah di Indonesia akan diganti atapnya. Padahal, sasaran program ini sangat spesifik dan hanya mencakup sebagian rumah yang masih menggunakan seng.

“Gentengisasi enggak sampai Rp1 triliun (anggarannya),” kata Purbaya di Hotel Shangri-La Jakarta, Selasa (3/2/2026).

“Kan kita juga ada cadangan,” imbuhnya.

Purbaya menjelaskan bahwa dalam implementasinya, pemerintah akan melakukan kurasi terhadap rumah-rumah yang benar-benar memerlukan penggantian. Hal inilah yang membuat realisasi anggaran diprediksi jauh lebih kecil dibandingkan perkiraan publik.

“Yang diganti paling berapa puluh persen diganti yang pakai seng. Jadi harusnya angkanya lebih kecil,” ungkapnya.

Terkait sumber dana, Purbaya menyebut pemerintah memiliki fleksibilitas fiskal. Ia tidak menampik adanya kemungkinan pemanfaatan cadangan negara atau pengalihan dari pos lain yang memungkinkan.

“Ada kemungkinan dari situ (anggaran Makan Bergizi Gratis yang dipotong), ada kemungkinan dari tempat lain. Tapi cukuplah nggak banyak-banyak banget kalau nggak salah anggarannya,” jelas Purbaya.

4. Airlangga Ungkap Gentengisasi Bakal Dongkrak Pariwisata

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program Gentengisasi akan meningkatkan estetika kawasan wisata nasional dengan mengganti atap-atap seng yang berkarat menjadi genteng berkualitas yang ramah lingkungan.

Airlangga menilai sektor pariwisata adalah low hanging fruit atau peluang emas yang paling cepat mendatangkan devisa, namun hal tersebut sulit tercapai jika keindahan visual terganggu oleh tumpukan sampah dan pemandangan atap yang kumuh.

"Turis tidak akan datang kalau sampahnya numpuk dan atapnya semua atap seng yang berkarat, sehingga Bapak Presiden pendekatannya dua hal. Kalau untuk sampah ditangani dengan Danantara. Yang kedua ya kita sedang, tadi sedang menghitung kalau atap seng itu diganti dengan genteng," ujar Airlangga.

Inovasi dari program ini adalah penggunaan genteng berbasis fly ash (abu sisa pembakaran batu bara). Airlangga mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah melakukan studi mendalam dan sudah mulai menghitung alokasi pembiayaan yang kemungkinan besar akan didukung oleh negara.

"Dan gentengnya itu berbasis kepada memanfaatkan fly ash. Nah itu sudah ada studinya nanti akan segera disampaikan," jelasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement