Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Minggu, 08 Februari 2026 |08:02 WIB
6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun
6 Fakta Prabowo Umumkan Gentengisasi, Purbaya Siapkan Anggaran Rp1 Triliun (Foto: Okezone)
A
A
A

5. Menteri PKP Maruarar Sirait Percepat Gentengisasi

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bakal melakukan peninjauan langsung terhadap industri genteng dalam negeri.

“Soal gentengisasi, tentu itu sudah arahan Presiden. Kami akan pelajari, kami persiapkan,” ujar Menteri yang akrab disapa Ara saat ditemui di Gedung BRI I, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).

Ara menekankan dukungan program gentengisasi mesti dipandang sebagai cara menghidupkan ekosistem ekonomi yang menunjang program tersebut. Dia teringat daerah pemilihannya di Majalengka sewaktu menjabat anggota DPR RI, yang memiliki keunggulan kompetitif soal bahan genteng.

“Dulu terkenal itu genteng dari Jatiwangi. Nanti saya akan datang ke sana, saya akan lihat ya bagaimana industrinya, kualitasnya, bagaimana kemampuan produksinya, bagaimana harganya,” ujarnya.

Melalui inisiatif tersebut, Ara meyakini program gentengisasi dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor produksi genteng.

“Mungkin dalam waktu dekat saya akan datang ke Majelengka, ke pusat-pusat genteng yang ada di Indonesia, juga bagaimana ini bisa dirasakan kebijakan Presiden oleh UMKM, oleh industri, oleh pengusaha-pengusaha lokal,” kata Ara.

6. Data BPS soal Rumah Seng

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini masih terdapat sekitar 31,48 persen atau sekitar 22,2 juta rumah tangga yang menggunakan seng.

Sementara itu, mayoritas rumah tangga di Indonesia (57,93 persen) sudah menggunakan genteng sebagai pelindung utama hunian mereka.

Pemerintah saat ini masih terus mematangkan perhitungan final agar program ini dapat berjalan efisien tanpa membebani keuangan negara secara berlebihan.

(Dani Jumadil Akhir)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement