Optimisme tersebut didukung oleh kinerja perekonomian domestik yang tetap terjaga, basis investor yang terus tumbuh, serta kondisi fundamental emiten yang diharapkan tetap solid dari waktu ke waktu.
OJK, bersama Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), lanjut Hasan, akan terus memantau perkembangan pasar secara cermat serta merespons secara cepat dengan langkah kebijakan yang diperlukan.