Purbaya mengungkapkan bahwa keberhasilan membalikkan keadaan pada kuartal keempat tahun lalu merupakan bukti bahwa strategi fiskal yang diambil pemerintah sudah tepat sasaran. Ia mengklaim pemerintah kini memiliki "senjata" yang pas untuk menjaga momentum pertumbuhan.
"Saya betul-betul memperbaiki fondasi ekonomi. Dan sudah terlihat di tribunalan keempat tahun lalu. Itu kan lagi mau jatuh, bisa kita balikin ke situ. Berarti kan kita punya senjata yang pas. Dan Anda harus yakin bahwa senjatanya memang pas banget untuk mendorong ke arah 6 persen," pungkas Purbaya.
Meskipun mengakui adanya risiko global, Purbaya menilai probabilitas ekonomi Indonesia untuk "nyungsep" sangatlah kecil. Fokus pemerintah ke depan adalah memastikan transmisi kebijakan fiskal terus memperkuat daya beli dan investasi guna mengejar target ambisius pertumbuhan ekonomi di level 6 persen.
(Dani Jumadil Akhir)