Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PNS Pindah ke IKN Jadi Momentum Rancang Ulang Cara Kerja Negara

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 16 Februari 2026 |12:03 WIB
PNS Pindah ke IKN Jadi Momentum Rancang Ulang Cara Kerja Negara
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini soal IKN. (Foto: Okezone.com/Kemenpan)
A
A
A

JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menegaskan bahwa Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi momentum untuk membangun tata kelola pemerintahan dengan pendekatan baru.

Menurutnya, IKN bukan sekadar perpindahan pusat pemerintahan, melainkan kesempatan untuk merancang ulang cara kerja negara, proses pengambilan keputusan, serta penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih terintegrasi. Ia menilai kualitas birokrasi yang tumbuh di IKN akan menjadi wajah peradaban baru Indonesia ke depan.

Ia menggambarkan IKN sebagai ruang untuk membangun smart governance sejak awal, bukan sekadar memperbaiki sistem yang sudah ada. Melalui konsep layanan berbagi pakai seperti shared office dan shared system, kolaborasi antarinstansi didorong semakin kuat, fasilitas dapat dimanfaatkan bersama, dan proses kerja menjadi lebih cepat serta efisien.

Selain itu, MenPANRB juga menyampaikan bahwa IKN lahir di era disrupsi sehingga ASN IKN harus siap memimpin perubahan. IKN merupakan kesempatan untuk membuktikan bahwa ASN mampu bekerja lintas sektor, mengelola konflik kepentingan, menghadirkan layanan terintegrasi, membangun budaya melayani, dan bergerak dalam shared outcome.

"ASN IKN merupakan pelopor yang bukan hanya menata, namun mereka juga memulai dari awal, bukan hanya memperbaiki sistem, namun mereka membangun satu peradaban dan tata kelola baru yang nantinya ketika para ASN datang sudah disiapkan," ujarnya, Senin (16/1/2026).

MenPANRB menekankan bahwa kunci keberhasilan pembangunan kota cerdas terletak pada kualitas manusianya. Aparatur dituntut untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memahami ekosistem digital yang akan menjadi tulang punggung tata kelola pemerintahan di masa depan.

 

Standar kompetensi digital yang jelas dan terukur, disertai pemetaan yang terintegrasi, dinilai penting untuk memastikan transformasi birokrasi di IKN berjalan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Otorita IKN Bimo Adi Nursanthyasto berharap momentum bersama MenPANRB ini dapat dijadikan penyemangat bagi ASN di IKN dalam membangun tata kelola masa depan.

"Kehadiran Ibu Menteri PANRB memberikan semangat bagi kita semua yang bekerja di Nusantara," ujar Bimo.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement