Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Realisasi Angkutan Lebaran 2026 Berpotensi Lampaui Survei

Tangguh Yudha , Jurnalis-Rabu, 18 Februari 2026 |16:21 WIB
Realisasi Angkutan Lebaran 2026 Berpotensi Lampaui Survei
Libur Lebaran 2026 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyebut realisasi Angkutan Lebaran tahun 2026 ini diprediksi bisa melebihi angka survei. 

Menurutnya, pengalaman pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun lalu menunjukkan bahwa realisasi di lapangan dapat lebih tinggi dibandingkan angka prakiraan awal.

"Melihat hasil survei tahun kemarin, kita harus mengantisipasi, karena ada kemungkinan realisasi akan lebih besar atau mendekati angka tahun kemarin," kata Menhub Dudy dalam keterangan resminya sebagaimana dikutip pada Rabu (18/2/2026).

Dia menjelaskan, angka prakiraan pergerakan masyarakat pada periode Lebaran 2026 tercatat sebesar 143,9 juta orang, atau turun sekitar 1,75 persen dibandingkan 2025 yang sebesar 146,4 juta orang. 

Meski demikian, pada realisasinya tahun 2025 jumlah pergerakan masyarakat justru mencapai 154,6 juta orang, lebih tinggi dari angka survei.

Dengan melihat tren tersebut, Kementerian Perhubungan menilai perlu ada langkah antisipatif, khususnya di daerah dengan mobilitas tinggi. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian adalah Lampung.

Dudy mengungkapkan, Lampung masuk dalam lima besar tujuan favorit masyarakat dari kawasan Jabodetabek dengan perkiraan jumlah pergerakan mencapai 778,67 ribu orang. 

Kondisi ini dinilai perlu diantisipasi, terutama di Pelabuhan Bakauheni sebagai pintu gerbang penyeberangan menuju Sumatera.

 

"Lampung masuk dalam lima besar tujuan favorit daerah Jabodetabek yang diperkirakan jumlah orang bergerak mencapai 778,67 ribu orang. Sepertinya orang Lampung banyak di daerah Jabodetabek sehingga ini pun perlu diantisipasi terutama di Pelabuhan Bakauheni," lanjutnya.

Dia menegaskan, potensi peningkatan pergerakan tersebut menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara optimal dan maksimal, khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Provinsi Lampung, agar arus mudik dan balik dapat berjalan aman serta lancar.

"Hal ini menjadi dasar kita semua untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara optimal dan maksimal. Khususnya di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti di Provinsi Lampung," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement