Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sah! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Indonesia-AS

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |08:07 WIB
 Sah! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Indonesia-AS
Sah! Prabowo-Trump Teken Perjanjian Dagang Indonesia-AS (Foto: Setpres)
A
A
A

Sikap Kadin

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai tarif resiprokal sebesar 19 persen dalam rencana Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan AS tergolong kompetitif dan berpotensi meningkatkan daya saing ekspor nasional.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan skema tarif tersebut memberi sinyal positif bagi dunia usaha, terutama karena sejumlah produk berpeluang memperoleh pembebasan tarif apabila menggunakan komponen dari Amerika Serikat.

“Tarif 19 persen itu sudah kompetitif. Apalagi produk-produk ekspor kita yang menggunakan komponen dari Amerika Serikat bisa bahkan turun sampai dibebaskan dari tarif. Nah ini sangat menarik, tapi harus dipelajari detailnya,” ujar Anindya.

Dia menambahkan pelaku usaha perlu mencermati ketentuan teknis dalam ART secara rinci agar manfaatnya optimal, khususnya bagi sektor manufaktur dan industri bernilai tambah.

Menurut Anindya, sejumlah asosiasi industri juga mulai menjajaki peluang kerja sama konkret dengan mitra di AS, termasuk untuk skema impor bahan baku yang diolah di Indonesia sebelum diekspor kembali dengan nilai tambah.

“Tadi saya bicara dengan salah satu pimpinan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) yang ada di sini. Mereka ingin bicara dengan counterpart-nya supaya melihat apa yang bisa diimpor dari Amerika Serikat, tapi nantinya diolah dan dikirim balik ke Amerika (Serikat) dengan ada nilai tambah,” kata Anindya.

Prabowo soal Perundingan RI-AS

Sebelumnuya, perundingan tarif dagang Amerika Serikat dan Indonesia akan menghasilkan kesepakatan. Presiden Prabowo Subianto meyakini proses negosiasi dalam beberapa bulan terakhir menghasilkan kesepakatan yang solid.

“Saya berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kami telah bernegosiasi dengan sangat intens selama beberapa bulan terakhir dan saya rasa kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” kata Prabowo saat memberi sambutan di Gala Iftar Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat. 

Prabowo berharap, perjanjian perdagangan ini dapat menjadi dorongan besar bagi kemitraan dan kerja sama ekonomi AS-Indonesia yang berkelanjutan.

“Sebagaimana Anda ketahui, kita telah menandatangani beberapa perjanjian penting antara mitra Indonesia dan AS, baik antarlembaga pemerintah maupun antarperusahaan. Di antaranya adalah perjanjian implementasi sebagai tindak lanjut dari poin-poin utama yang telah disepakati antara Indonesia dan AS mengenai keseimbangan perdagangan antara kedua negara,” ujar dia.
 

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement