JAKARTA — Pemerintah menyiapkan Rp55 triliun untuk Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, dan pensiunan pada Lebaran 2026, dengan pengumuman jadwal pencairan akan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut langkah ini bagian dari belanja negara kuartal I yang diproyeksikan mencapai Rp809 triliun untuk mendorong konsumsi masyarakat dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi ASN, TNI, dan Polri pada 2026. Alokasi ini naik 10,22 persen dibandingkan anggaran tahun lalu sebesar Rp49 triliun. Penyediaan dana THR ini bagian dari langkah strategis kementerian dalam mengoptimalkan belanja negara untuk menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan ekonomi nasional sejak kuartal I 2026.
Kepastian jadwal pencairan THR bagi ASN, TNI/Polri, dan pensiunan mulai menemui titik terang. Purbaya mengatakan pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“THR ASN saat ini sedang diproses. Nanti, begitu Presiden pulang, kemungkinan beliau akan mengumumkannya. Saya belum mengetahui detail prosesnya, tetapi dananya sudah tersedia,” kata Purbaya.
Dana akan disalurkan kepada sekitar 10,5 juta penerima, terdiri dari ASN Pusat dan Daerah, Anggota TNI dan Polri, serta pensiunan. Pencairan dijadwalkan mulai awal bulan puasa agar penerima memiliki daya beli yang cukup untuk kebutuhan selama bulan suci dan menyambut Idulfitri.
Purbaya memastikan THR akan digulirkan pada awal bulan puasa, meskipun belum ada tanggal pasti.
“Ada pasti nanti, tapi saya belum tahu tanggal pastinya. Yang jelas, di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa disalurkan,” ujar Purbaya.
Nominal THR mengikuti ketentuan yang berlaku, dan belum disebutkan secara spesifik besaran untuk Lebaran 2026.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.