"Pelayanan bukan sekadar prosedur, melainkan nilai yang hidup dalam setiap individu. Kita perlu memastikan paradigma dan budaya pelayanan itu menjadi pegangan dari para rekan-rekan yang berhubungan langsung dengan konsumen. Dengan CX100 harapannya kita bisa mengukur apa yang dibutuhkan nasabah dan apa yang perlu kita lakukan kedepan, dari experience mereka,” tutur Dendi.
Transformasi ini juga melengkapi perjalanan strategis Pegadaian. Setelah sukses melewati berbagai tahap transformasi, mulai dari Transformasi Fisik dengan standarisasi outlet, Transformasi Bisnis melalui Layanan Bank Emas, dan Transformasi Digital yang ditandai dengan peluncuran aplikasi Tring!, kini Pegadaian memasuki pilar pamungkas dengan Transformasi Sumber Daya Manusia.
Tahapan ini diawali dengan peluncuran seragam baru, pelaksanaan townhall nasional, serta komitmen dari Insan Pegadaian yang berada di seluruh penjuru Indonesia, hingga wilayah daerah tertinggal, terdepan dan terluar untuk menyamakan visi dan ideologi "Melayani Sepenuh Hati". Transformasi ini sekaligus bertujuan menyelaraskan standar pelayanan di lebih dari 4.000 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia.
Dengan semangat MengEMASkan Indonesia, PT Pegadaian siap mengakselerasi peran strategisnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pelayanan yang tulus, cepat, mudah, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
(Agustina Wulandari )
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.