Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenaikan Minyak USD 1 per Barel Tambah Beban APBN Rp6,7 Triliun

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 27 Maret 2026 |10:14 WIB
Kenaikan Minyak USD 1 per Barel Tambah Beban APBN Rp6,7 Triliun
Indonesia sedang menghadapi krisis energi akibat perang dan tingginya ketergantungan pada impor BBM dan LPG. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A
Selain itu, jelasnya, elektrifikasi juga berperan dalam menekan subsidi energi yang terus meningkat. Pada 2025, subsidi energi tercatat sebesar Rp203,4 triliun dan diproyeksikan naik menjadi Rp210,1 triliun pada 2026.

“Elektrifikasi transportasi dan rumah tangga menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan impor energi sekaligus menekan beban subsidi,” ujarnya. 

Sebagai informasi, Harga Brent naik USD5,79 atau 5,7% menjadi USD108,01 per barel. Sementara harga minyak mentah Texas Intermediate Barat AS naik USD4,16, atau 4,6% menjadi USD94,48 per barel.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement