Responden juga menilai kenyamanan gerbong kereta baik sebesar 88,2 persen, kebersihan ruang kereta 92 persen, serta ketanggapan petugas di dalam kereta 92,6 persen. Sementara kebersihan toilet kereta dinilai baik oleh 79,6 persen responden dan fasilitas kantin atau restoran kereta 86,7 persen.
Dalam hal pembelian tiket, sebanyak 86,6 persen responden membeli tiket melalui layanan online, dengan 82,2 persen responden menilai proses pembelian tiket mudah. Namun demikian, sebanyak 47,7 persen responden menilai harga tiket relatif mahal, sementara 40,9 persen menilai harga tiket berada pada kategori netral.
Riset tersebut juga menunjukkan dampak sosial positif dari penggunaan kereta api. Sebanyak 32,3 persen responden menyebut kereta api membantu menghemat waktu perjalanan, 30,8 persen menilai dapat mengurangi kemacetan, 16 persen merasakan keamanan lebih terjamin, dan 15,5 persen menilai akses perjalanan menjadi lebih mudah.
Selain itu, sebanyak 80,6 persen responden menyatakan komitmen KAI terhadap lingkungan mempengaruhi keputusan mereka menggunakan kereta api, dan 93,3 persen menilai kontribusi KAI dalam mendukung transportasi publik perkotaan sangat baik.
Survei juga mencatat tingkat loyalitas pengguna yang tinggi. Sebanyak 93,9 persen responden menyatakan akan kembali menggunakan kereta api, dan 93,5 persen responden bersedia merekomendasikan KAI kepada kerabat atau orang terdekat.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.