JAKARTA – MNC Digital Entertainment (MSIN) menyiapkan strategi untuk memperluas akses ke pasar modal global melalui rencana pencatatan saham di bursa luar negeri. Agenda ini menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang digelar hari ini.
Direktur Utama MSIN, Angela Tanoesoedibjo, menjelaskan bahwa rencana ini sejalan dengan arah pengembangan bisnis perseroan yang kini semakin fokus membidik pasar internasional, khususnya dalam sektor konten dan bisnis digital.
"Seiring dengan perkembangan bisnis perseroan yang menargetkan pasar internasional dalam pengembangan konten dan bisnis digitalnya, perseroan memandang penting untuk meningkatkan eksposur global agar lebih dikenal serta dapat diakses oleh pelaku pasar modal internasional," ujar Angela, Rabu (8/4/2026).
Menurut Angela, pencatatan saham di luar negeri dapat memperkuat visibilitas internasional perseroan sekaligus memperluas basis investor dengan menjangkau lebih banyak investor institusional maupun investor ritel di pasar global.
Langkah ini juga diharapkan meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan melalui dukungan pasar yang lebih luas dan profil investor yang lebih beragam.
"Dengan semakin luasnya profil investor serta dukungan likuiditas pasar yang kuat, perseroan optimis langkah ini dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham serta memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham," tambahnya.
Selain memperluas basis investor, rencana pencatatan saham di luar negeri juga diharapkan membuka akses pendanaan yang lebih luas untuk mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang.
"Diharapkan dapat membuka akses lebih luas terhadap sumber permodalan internasional, sehingga perseroan memiliki fleksibilitas lebih besar dalam mendukung strategi pertumbuhan dan ekspansi usaha di masa mendatang," pungkas Angela.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.