Terkait dengan adanya penilaian bahwa kapasitas produksi biodiesel nasional belum sepenuhnya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan implementasi B50 secara penuh, Bahlil mengatakan pihaknya terus melakukan penyesuaian dan sudah ada solusinya. Meskipun ia tidak menjelaskan detail.
"Kita terus melakukan penyelesaian. Tapi insyaAllah sudah ada solusi kok," katanya.
Sebelumnya dikutip dari laman resmi Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Sekretaris Jenderal Aprobi Ernest Gunawan menilai bahwa industri biodiesel nasional belum siap untuk meningkatkan campuran menjadi B50 pada tahun 2026.
Peningkatan tersebut akan mengharuskan pabrikan untuk menggunakan seluruh kapasitas produksi yang ada. Dia memperkirakan kebutuhan CPO untuk produksi FAME dalam program B50 dapat mencapai 18 juta ton atau setara 20 juta kiloliter. Sementara itu, kapasitas terpasang industri biodiesel nasional saat ini baru mampu menyerap 19,56 juta ton CPO.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.