Ia memastikan penguatan yang dilakukan KKP tidak berhenti pada kegiatan daring, tetapi akan dilanjutkan melalui pendampingan dan pelatihan langsung di lokasi Kampung Nelayan Merah Putih.
“Hal ini agar pelaku usaha dapat mengimplementasikan literasi keuangan dan pemanfaatan platform digital secara nyata sesuai dengan kondisi usahanya,” ujar Machmud.
Ia menegaskan, di era digital, platform e-commerce bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Pemahaman literasi keuangan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti memisahkan keuangan usaha dan pribadi serta mencatat transaksi secara rutin. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dinilai penting untuk mendorong perluasan pasar.
“Melalui platform digital, pelaku usaha perikanan memiliki peluang untuk memperluas pasar hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menilai langkah KKP dalam memperkuat kapasitas pengurus koperasi KNMP, khususnya melalui platform digital, sejalan dengan komitmen Shopee dalam meningkatkan kapasitas digital masyarakat Indonesia.
“Kami mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada Shopee untuk terlibat aktif bersama KKP dalam penguatan keterampilan UMKM agar semakin berdaya saing di ekosistem digital. Langkah ini juga sejalan dengan semangat yang dijalankan Menteri Kelautan dan Perikanan,” kata Satrya.