JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup lesu pada perdagangan hari ini. Indeks saham terkoreksi 52 poin atau 0,68 persen ke level 7.623 setelah sempat bergerak fluktuatif sepanjang sesi.
IHSG dibuka menguat di level 7.750,90 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 7.773,58. Namun, tekanan jual yang meningkat pada sesi sore menyeret indeks ke level terendah harian di 7.626,91 sebelum akhirnya ditutup melemah.
Aktivitas perdagangan terpantau cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp21,46 triliun dari volume 47,18 miliar saham dan frekuensi 3,08 juta kali transaksi. Menariknya, jumlah saham yang menguat tercatat lebih banyak, yakni 410 saham, dibandingkan 290 saham melemah dan 259 saham stagnan.
Secara sektoral, pelemahan IHSG dipimpin oleh sektor kesehatan yang turun paling dalam sebesar 2,81 persen. Tekanan juga datang dari sektor infrastruktur yang melemah 1,33 persen serta sektor nonprimer yang turun 1 persen. Selain itu, sektor barang baku, energi, dan keuangan turut berada di zona negatif.
Di sisi lain, sejumlah sektor masih mencatatkan penguatan. Sektor transportasi menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,45 persen, diikuti sektor perindustrian yang menguat 1,54 persen. Sektor teknologi, properti, dan sektor primer juga ditutup di zona hijau meski dengan kenaikan terbatas.
Pada jajaran saham, penguatan signifikan dipimpin oleh Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) yang melonjak 34,88 persen ke level 116. Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) menyusul dengan kenaikan 34,55 persen ke 74, serta Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) menguat 34,33 persen ke 90.
Sementara itu, tekanan jual terbesar terjadi pada PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) yang merosot 14,71 persen ke level 2.610. Disusul MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) yang turun 14,67 persen ke 960, serta Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) yang melemah 13,82 persen ke 13.100.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.