“Perlu dilakukan simulasi dampak kebijakan untuk memastikan bahwa langkah yang diambil benar-benar menghasilkan efisiensi energi, bukan sekadar redistribusi mobilitas,” kata Haris.
Lebih jauh, MTI menekankan pentingnya pembelajaran dari praktik internasional, di mana sejumlah negara menerapkan kebijakan kombinatif seperti subsidi langsung atau tarif gratis angkutan umum, integrasi kebijakan transportasi dengan stimulus ekonomi, serta percepatan elektrifikasi transportasi publik.
“Krisis energi saat ini dapat menjadi momentum untuk membangun sistem transportasi nasional yang lebih baik ke depan,” pungkas Haris.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.