“Momentum Hari Bumi menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pelestarian lingkungan pesisir. Harapannya dapat memberikan dampak jangka panjang, meningkatkan kualitas lingkungan dan menambah jumlah serapan dan cadangan karbon,” ujar Dhanny.
Dalam pelaksanaan Program BRI Menanam-Grow & Green, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi non-profit dan masyarakat lokal dengan jangka waktu tertentu. Hal ini menunjukkan bentuk nyata dari inisiatif berkelanjutan yang terus dimonitor dan dievaluasi keberhasilannya.
“Kami juga memberdayakan kelompok tani setempat, harapannya, program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan dengan tujuan melestarikan lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatkan perekonomian’’ tuturnya.
Sejak dijalankan pada 2023, BRI Menanam-Grow & Green telah menanam sebanyak 75.000 pohon mangrove dengan potensi serapan carbon sebesar 29.56 ton per tahun. Program ini dilakukan secara bertahap mulai dari penyusunan rancangan program, penyediaan bibit, penanaman, pemeliharaan, pendataan kondisi perkembangan pohon serta pengukuran potensi cadangan dan serapan karbon.
Selain kegiatan penanaman mangrove, BRI Peduli juga melaksanakan kegiatan pelepasan ikan dan kepiting sebagai upaya menjaga kestabilan rantai makanan di ekosistem pesisir serta mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.