Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembayaran Digital BRI Kian Kuat, Transaksi Debit Contactless Naik 1.144 Persen YoY

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Jum'at, 01 Mei 2026 |16:59 WIB
Pembayaran Digital BRI Kian Kuat, Transaksi Debit Contactless Naik 1.144 Persen YoY
BRI kembangkan acceptance payment seperti EDC Merchant BRI yang kini telah dilengkapi teknologi contactless. (Foto: dok BRI)
A
A
A

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat ekosistem pembayaran digital sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dari penetrasi produk transaksi yang semakin komprehensif, salah satunya melalui pengembangan acceptance payment seperti EDC Merchant BRI yang kini telah dilengkapi teknologi contactless. 

Di sisi pengguna, adopsi kartu debit contactless BRI juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Selama periode Januari–Maret 2026, frekuensi transaksi contactless menggunakan kartu debit BRI tumbuh signifikan sebesar 1.144 persen secara tahunan (YoY), yang menandakan semakin luasnya adopsi penggunaan metode pembayaran contactless dalam aktivitas transaksi sehari-hari.

Seiring dengan meningkatnya frekuensi, nilai transaksi debit contactless BRI yang dihasilkan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat, di mana nilai transaksi contactless telah mencapai Rp15,9 triliun, atau meningkat 1.195 persen YoY. 

Sebagai fondasi dari pertumbuhan tersebut, jumlah kartu debit contactless BRI juga terus meningkat secara signifikan. Sejak diluncurkan pada Oktober 2024, jumlahnya telah mencapai 1 juta kartu atau tumbuh 796 persen YoY.

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyampaikan bahwa penguatan ekosistem pembayaran merupakan bagian dari transformasi BRIvolution Reignite, di mana BRI melakukan transformasi pada Funding Franchise untuk memperkuat struktur pendanaan agar semakin efisien, stabil, dan berbasis dana murah.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement