Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi lonjakan defisit yang signifikan.
Sebagai perbandingan pada Maret 2025 defisit tercatat Rp104,2 triliun (0,43 persen dari PDB) dan Maret 2026 defisit mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen dari PDB).
Dengan demikian, secara tahunan, defisit pada Maret 2026 meningkat sebesar 130,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah sendiri telah mendesain total defisit APBN untuk sepanjang tahun 2026 sebesar Rp689,1 triliun, atau dipatok pada level 2,68 persen terhadap PDB.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.