Pemerintah menargetkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali sebagai Indonesia Financial Center (IFC). Bercokolnya pusat keuangan di Tanah Bali digadang-gadang untuk memperkuat arus investasi, baik domestik maupun asing.
"Ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan pendalaman keuangan dan tentu saja yang utama adalah bagaimana hal ini menjadi peningkatan daya tarik untuk aliran investasi global masuk ke Indonesia,” ujarnya.
Terkini, pemerintah mematangkan regulasi sebagai landasan pembentukan KEK sektor keuangan di Bali, yang dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pendirian pusat keuangan, mulai dari skema pengelolaan hingga fasilitas yang dapat menarik investor global.
Pada Jumat (1/5) lalu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, serta Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria, menyambangi KEK di Bali tersebut untuk mencanangkan pendirian IFC segera mungkin.
Perlu diketahui, pemerintah menargetkan nilai investasi di KEK Kura Kura Bali sebesar Rp104,4 triliun sejak awal pemerintahan Prabowo.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.