Dari sisi efisiensi dan kualitas aset, BTN juga mampu menjaga pencadangan kredit secara pruden. Beban pencadangan atau CKPN tercatat sebesar Rp1,26 triliun hingga April 2026.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, perseroan optimistis momentum pertumbuhan kinerja BTN masih akan terus berlanjut seiring masih tingginya permintaan terhadap pembiayaan perumahan dan semakin kuatnya fundamental bisnis perseroan.
“Di tengah ketidakpastian kondisi global, BTN tetap mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif karena didukung fundamental bisnis yang kuat dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap hunian. Kami optimistis momentum ini dapat terus berlanjut seiring transformasi bisnis dan penguatan ekosistem perumahan yang terus dijalankan perseroan,” ujar Nixon.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.