Dari 22 struktur yang ditawarkan tersebut, sebanyak delapan struktur berada di wilayah operasional Regional 1 (Sumatera), empat struktur di wilayah operasional Regional 2 (Jawa), tujuh struktur di Regional 3 (Kalimantan), dan tiga struktur di Regional 4 (Jawa Timur dan Indonesia Timur).
Sementara itu, struktur idle lainnya akan dilanjutkan pembukaannya dalam waktu dekat.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaiman, menyampaikan percepatan kerja sama juga perlu dilakukan terhadap sumur idle dan sumur masyarakat agar produksi migas dapat meningkat dalam jangka pendek.
“Kementerian ESDM mengapresiasi upaya aktif Pertamina dalam membuka kerja sama operasi dan teknologi pada struktur idle guna mendukung peningkatan produksi. Proses penawaran dan penetapan diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan prudent sehingga produksi migas dapat segera diperoleh dalam jangka pendek. Kami akan mendukung penuh,” ujar Laode.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.