Pandu menjelaskan kebutuhan tenaga kerja asing tersebut dikarenakan bidang pekerjaan yang dibutuhkan memerlukan keahlian khusus. Terutama dalam bidang penjualan komoditas batubara, CPO, hingga ferro alloy, yang ditangani oleh PT DSI.
"Jadi dari sisi sumber daya manusia, rekrutmen kami global, bukan hanya di Indonesia. Karena tadi yang saya sebut, misal di batubara, hanya ada 2.000 trader di dunia, kita harus bisa merekrut tim yang ada, sama seperti CPO. Kita harus rekrut global talent," ujarnya saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Selasa (26/5).
Meski demikian, Pandu menyebut PT DSI juga tidak menutup kemungkinan untuk memasukan warga negara Indonesia bekerja di PT DSI. Namun tujuannya untuk melakukan transfer pengetahuan agar kedepan bisa dioperasikan oleh anak bangsa sendiri.
"Mungkin nanti kita ambil juga dari BUMN yang akan kita coba rekrut juga human capital yang sudah ada itu untuk bisa belajar bareng," pungkasnya.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.