Mendukung target tersebut, perseroan berfokus pada empat prioritas utama dalam pengelolaan likuiditas: pertama, memperkuat disiplin konversi kas melalui pengelolaan milestone penagihan yang lebih efektif, pemantauan koleksi yang proaktif, serta tata kelola syarat pembayaran yang lebih baik guna meningkatkan visibilitas arus kas dan cash flow operasional.
Kedua, mengoptimalkan modal kerja dengan memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki pendanaan yang jelas, margin yang lebih tinggi, serta memiliki nilai tambah strategis sambil memastikan pengelolaan persediaan dan pengadaan selaras dengan kebutuhan pasar dan target pembangkitan kasnya.
Ketiga, menjalankan pengelolaan kewajiban secara disiplin melalui pencocokan arus kas, optimalisasi termin pembayaran kepada vendor, serta alokasi pendanaan yang prudent. Keempat, memperkuat posisi ekuitas dengan menjaga profitabilitas dan melanjutkan berbagai upaya untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.
"Melalui berbagai inisiatif tersebut GMF tidak hanya meningkatkan profil likuiditasnya tetapi juga membangun ketahanan keuangan yang lebih kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham," pungkas Andi Fahrurrozi.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.