JAKARTA - Pemerintah berencana melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dalam pengelolaan minyak jelantah dan sampah sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi hijau dan energi terbarukan.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono mengatakan pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengembangkan berbagai program berbasis lingkungan yang melibatkan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
"Salah satu contohnya adalah bagaimana nanti minyak jelantah itu bisa dikumpulkan melalui koperasi, bisa melalui koperasi-koperasi desa kelurahan," katanya dalam acara Forum Ekonomi Hijau yang digelar di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Ferry menjelaskan bahwa minyak jelantah yang terkumpul nantinya akan diproses dan dibeli oleh PT Pertamina Patra Niaga untuk dijadikan bahan bakar alternatif ramah lingkungan.
"Kemudian nanti jelantahnya itu digunakan diproses dibeli oleh PT Pertamina Patra Niaga sebagai bioavtur," ungkapnya.
Selain minyak jelantah, Ferry juga menyoroti peran koperasi dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas.